Septyan Widianto

Catatan Harian Septyan

Opini

Mayday (Hari Buruh)

Setiap awal Mei di tanggal 1 Mei selalu diperingati sebagai hari buruh. Hari dimana semua buruh maupun organisasi buruh turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya. Setiap tahun selalu ada tuntutan yang sama. Yaitu menaikkan upah minimum. Untuk ditahun 2015 buruh kali ini menginginkan untuk dinaikkan sebesar 30%. Sebuah tuntutan yang wah menurut saya, memang saya sebagai buruh pun merasakan betapa imbas yang cukup pendapatan jika kenaikan sebesar 30% di realisasikan. Namun saya pun memiliki pemikiran lain, jika kenaikan sebesar 30% banyak pengusaha yang pasti akan mengeluh. Profit mereka menurun, dan mereka akan berpikir bagaimana menekan pengeluaran yang besar itu. Biaya gaji buruh sangat berpengaruh jika sebuah perusahaan itu memiliki banyak karyawan. Tentu pendapatan mereka akan berkurang. Jika hasil barang mereka tidak dapat dinaikkan mengingat ekonomi indonesia semakin tidak baik. Salah satu langkah yang mereka ambil tentu mengurangi jumlah karyawan atau buruhnya. Banyak langkah yang dilakukan oleh para pengusaha itu dengan mengganti buruh dengan teknologi yang ada seperti robot.

Dimulai tahun 2013. Banyak sekali perusahaan yang mendatangkan mesin – mesin robot dari luar negeri. Memang itu biaya yang tidak murah, namun pasti itu akan menekan pengeluaran jika setiap tahunnya gaji buruh terus menaik. Kenaikan upah minimum buruh pun akan berpengaruh terhadap biaya pokok yang juga akan ikut naik. Ini akan membuar rakyat indonesia akan semakin terpuruk. Untuk buruh tetap tentu mereka akan merasakan manfaat yang sangat besar, mendapatkan keuntungan yang sangat besar dengan naiknya upah minimum ini. Namun untuk karyawan kontrak tentu mereka akan was – was. Karena ada kemungkinan kontrak mereka tidak akan diperpanjang. Dengan demikian maka jumlah pengangguran di indonesia akan semakin bertambah. Lulusan baru dengan standar tingkat sekolah menengah atas akan sangat sulit untuk mendapat pekerjaan. Lulusan baru banyak yang tidak mendapat pekerjaan akan menambah jumlah pengangguran di Indonesia. Ekonomi indonesia tidak akan semakin membaik, justru akan semakin memburuk. Sungguh sangat menyedihkan untuk hal yang seperti itu. Maka dengan itu, jika itu terjadi. Indonesia yang kaya semakin kaya dan yang miskin pun semakin tertindas dan terpuruk dalam ekonomi.

Pikirkanlah teman.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *