Home / Mutiara Hadist / Menyingkirkan Gangguan di Jalan Bagian dari Iman

Menyingkirkan Gangguan di Jalan Bagian dari Iman

Rasulullah shallallahu alaihi wassallam bersabda:

الإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الإِيمَانِ

“Iman itu ada 70 atau 60 sekian cabang. Yang paling tinggi adalah perkataan ‘laa ilaha illallah’ (tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah), yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalanan, dan sifat malu merupakan bagian dari iman.”


(HR. Bukhari no. 9 dan Muslim no. 35).


Check Also

Ilustrasi Debat

Menyesal Itu, Ketika Mengobrol Tetapi Sepi dari Zikir

Nabi shallallahu alaihi wassallam bersabda: مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ يَذْكُرُوا اللَّهَ فِيهِ وَلَمْ يُصَلُّوا …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *