Mewujudkan Baiti Jannati

Oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.

Rumahku surgaku, sering kita dengar, sering kita baca dimana-mana, namun sekarang hanyalah slogan. Kenyataannya banyak yang tidak betah di rumahnya.

Tips Menjadikan Rumah Sebagai Surga

Beberapa tips agar rumah menjadi Surga:

1. Jauhi Dosa

Dosa bisa membawa petaka, dosa bisa membawa nahas.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” [ QS Ar-Rum, 41]

Kalau salah satu anggota keluarga tidak betah, maka setiap anggota keluarga harus berinstropeksi. Dan tentunya banyak beristighfar.

Baca juga: Jenggot dan Istri Shalehah

2. Terangi Rumah dengan Shalat dan Al-Quran

{وَنُنزلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِين}

“Dan Kami turunkan di dalam al-Qur’an suatu yang menjadi obat (penyakit manusia) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” [QS al-Israa’: 82].

Dan Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda:

“نوروا منازلكم بالصلاة وقراءة القرآن”

“Terangilah rumah-rumahmu dengan dengan shalat dan membaca al-Qur’an.” (HR. Baihaqi)

Untuk laki-laki, sholatlah sunnah di rumah kalian karena itu lebih utama, dan lebih menjaga hatimu

فَصَلُّوا أَيُّهَا النَّاسُ فِي بُيُوتِكُمْ فَإِنَّ أَفْضَلَ الصَّلَاةِ صَلَاةُ الْمَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا الْمَكْتُوبَةَ

“Wahai manusia, shalatlah kalian di rumah-rumah kalian, sesungguhnya shalat yang paling utama adalah shalatnya seseorang yang dilakukannya di rumahnya, kecuali shalat fardhu.” (HR Bukhari)

Kebanyakan orang memenuhi rumahnya dengan perabotan, menghadirkan di rumahnya penghias yang mahal, namun dia lupa mengahadirkan Allah pemberi rahmat dan keberkahan ke dalam rumahnya.

3. Rumah yang Nyaman dan Tetangga yang Baik

أربعٌ مِنَ السعادةِ : المرأةُ الصالحةُ والمسكنُ الواسعُ والجارُ الصالِحُ والمركبُ الهِنِيْءُ، وأربعٌ من الشقاوةِ : الجارُ السوءُ والمرأةُ السوْءُ وَالْمَسْكَنُ الضَّيِّقُ وَالْمَرْكَبُ السُّوْءُ

“Ada empat diantara kebahagiaan: Istri yang sholihah (baik), tempat tinggal yang luas, tetangga yang sholih (baik), dan kendaraan yang nyaman. Ada empat kesengsaraan: tetangga yang buruk, istri yang buruk, rumah yang sempit, dan kendaraan yang buruk”. [HR. Ibnu Hibban dalam Shohih-nya (no. 4032)

Baca juga: Istri Setenang Malam

4. Jangan Mencari-cari dan Membesarkan Kesalahan Pasanganmu

إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ, لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ, فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اِسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَفِيْهَا عِوَجٌ, وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا

“Sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan. Bila engkau ingin bernikmat-nikmat dengannya maka engkau bisa bernikmat-nikmat dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR. Muslim)

Tanya Jawab

1. Jika Suami Pemarah

Bagaimana kalau kita memiliki suami yg pemarah?

Maka berdoalah, dan (berusaha) membuat suami tidak punya kesempatan untuk marah.
Bikin list apa saja yang bikin suami bisa marah dan jangan sampai istri lakukan hal itu, sehingga suami tak punya kesempatan untuk marah.

Baca juga: Keutamaan Berakhlak Baik Kepada Orang Lain Terutama Istri

2. Cara Menasehati Istri

Bagaimana cara menasehati istri dengan baik?

1. Sebelum kau menasehati istrimu, katakan kau cinta padanya. atau beri hadiah sebelum menasehati seperti coklat.

2. Kadang kau juga harus menasehati istrimu dengan tulisan

3. Terakhir, puji ia jika ia berbuat kebaikan, dan tegur dengan lembut dan jangan di depan anak-anak.

Admin SRB

Leave a Comment