Home / My Story / Pagi di Cabangbungin

Pagi di Cabangbungin

Bismillahirrahmanirrahim.

Pagi ini, udara sejuk menerpa. Deretan kabut berderet rapi, membentuk barisan-barisan rapi nan indah. Seolah-olah menyapa dan mengucapkan “Selamat pagi di Bekasi Ujung”.

Ya bekasi ujung, kampung baru dan keluarga baru. Sebuah tempat yang belum pernah disinggahi sebelumnya. Membuat takjub, karena ditengah hiruk pikuk kepadatan aktifitas di wilayah Bekasi, masih ada tempat asri dan alami di wilayah ini. Berjarak sekitar 2 jam perjalan menggunakan kendaraan roda dua, saya merasakan suasana yang sangat jauh berbeda dengan Bekasi yang selama ini ditinggali. Suasana sejuk nan asri karena masih banyak kebun dan pepohonan disetiap mata memandang. Perkampungan yang masih tidak sepadat bekasi kota.

Nama daerah ini adalah Cabangbungin. Wilayah yang masuk dalam kabupaten bekasi, dekat dengan laut utara jawa. Berbatasan dengan Kabupaten Karawang. Ini menjadi kampung kedua saya setelah memiliki istri yang memiliki kampung halaman di tempat ini. Tempat yang akan menaruh kerinduan terhadap keluarga baru, kakek dan nenek yang tinggal di sini, serta suasana sejuk yang masih berada di Bekasi.

Suatu saat pasti akan kembali ke tempat ini, dan harus explore apa saja yang ada tentang wilayah ini. Wilayah utara dari Kota Bekasi, yang masih kental culture budayanya. Terutama budaya Betawi. Di wilayah inilah Betawi Bekasi asli berasal. Masih banyak yang ingin saya ketahui, dimulai dari bahasa yang terdengar agak berbeda menurut saya pribadi. Hingga budaya dan asal muasal yang perlu saya gali. Apalagi, kakek sangat senang cerita tentang sejarah.

Kuharap embun dan udara sejuk ini kembali menyapa. Ini akan memberikan kerinduan yang sangat besar kepadaku. Sebuah tempat sejuk yang tidak jauh dari rumah dan untuk menjalin tali silaturahim. Inilah sedikit cerita dari daerah yang bernama Cabangbungin.

By: Septyan

Check Also

Bukber di Hotel Mercure Karawang

Bismillahirrahmanirrahim. Momen buka puasa bersama di bulan ramadan itu memang sudah menjadi hal yang tidak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *