Home / Artikel Islami / Sombong Virus Berbahaya

Sombong Virus Berbahaya

Diantara sifat tercela yang dimiliki Iblis dan Kaum Musyrikin adalah SOMBONG (menolak kebenaran), inilah yang menghalangi hidayah dan menjadikan mereka kekal di neraka.

Allah ta’ala firmankan tentang mereka dalam Al Quran:

إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُو آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَجْنُونٍ بَلْ جَاءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِينَ

“Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: “Laa ilaaha illallah” (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri, dan mereka berkata: “Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?” Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).” (Qs. As Shaff : 35-37)

Nabi shallallahu alaihi wasallam menjelaskan tentang sifat sombong dalam haditsnya:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ: إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً، قَالَ: إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Tidak akan masuk surga, orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji sawi dari kesombongan. Seorang laki-laki bertanya: Sesungguhnya laki-laki menyukai apabila baju dan sandalnya bagus (apakah ini termasuk kesombongan)? Beliau menjawab: Sesungguhnya Allah itu bagus menyukai yang bagus, kesombongan itu menolak kebenaran dan meremehkan manusia”. (HR. Muslim no. 91, dari Ibnu Mas’ud radhiaAllahu anhu).

Dan Allah ingatkan kita dalam firmanNya:

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong”. (Qs. An Nahl : 23)

Sombong adalah sifat tercela yang merusak keikhlasan, berkata Syaikhuna DR. Ar Roslan hafidzahullah:

إِنَّ الإِنسَانَ لَا يَكُونُ مُخلِصًا إِذَا رَأَى لِنَفسِهِ عَلَى أَحَدٍ مِن إِخوَانِهِ مِنَ المُسلِمِينَ فَضلًا

“Sesungguhnya manusia tidak dikatakan mukhlis  (ikhlas) jika ia merasa dirinya lebih dan memiliki keutamaan daripada saudara muslim lainnya”.

Maka hanya kepada Allah lah kita memohon pertolongan untuk memperbaiki hati dan urusan :

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ، لَا إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Allah, Perbaikilah seluruh urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau”.

Ditulis oleh: Ustadz. Muhammad Alif, LC ( Alif El-Qibty )

Solo/20/10/19 M.


Check Also

Ilustrasi Maulid

Mengapa Generasi Terbaik Umat Islam Tidak Merayakan Maulid Nabi?

– Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin – Perayaan Maulid Nabi tidak dikenal oleh generasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *